Friday, March 16, 2012

WLAN Broadcom

Selanjutnya - WLAN Broadcom

Download Software Part 3

Selanjutnya - Download Software Part 3

Saturday, March 10, 2012

Upgrade Win XP2 ke Win XP3

1.Download Update Windows XP Service Pack 3   (SP3) dibawah ini
Part 01 Download
Part 02 Download
2. Setelah anda download kemudian ektrak dengan winrar lalu Anda jalankan/install

cara upgrade windows xp sp2 ke SP3
ektrak dengan winrar lalu Anda jalankan/install

3. Beri ceklis pada “I Agree” kemudian next
cara upgrade windows xp sp2 ke SP3
Next

4. Next
cara upgrade windows xp sp2 ke SP3
Next
5. Tekan tombol Apply dan OK
cara upgrade windows xp sp2 ke SP3
Tekan tombol Apply dan OK
6. Selamat anda baru saja meng-update/UPgrade ke windows XP SP3

Demikian  Cara Upgrade Windows XP2 ke XP3 Offline ini semoga bermanfaat, meskipun perkembangan OS khususnya produk-produk microsoft telah mencapai Windows 8, tetapi Windows XP khususnya SP2 masih menjadi primadona.
Sumber : http://dualima.com
Selanjutnya - Upgrade Win XP2 ke Win XP3

Cara Percepat Firefox

Banyak hal yang kita alami dalam melakukan kegiatan di internet, jualan, game, browsing, bahkan cari jodoh. Dari segudang kegiatan tersebut salah hal yang paling berpengaruh itu adalah kecepatan akses internet. Kita selalu saja menginginkan kegiatan internet kita itu semuanya dalam keadaan super cepat, tapi dalam kondisi di Indonesia kita tidak akan mendapatkan koneksi internet yang super cepat dengan harga murah.

Para netter (sebutan untuk para pengguna internet) tidaklah berkecil hati dengan kondisi tersebut, kita bisa mengakali kondisi yang dilematis tersebut dengan mensetting Browser sangatlah penting dalam dunia internet karena untuk melakukan hampir semua kegiatan internet haruslah menggunakan browser.
Pada kesempatan ini saya akan membahas tentang cara mensetting browser Mozilla Firefox standar menjadi lebih cepat dan mumpuni untuk digunakan dalam berinternet ria.
1. Mempercepat browsing :
  •  Ctrl+Enter, ini untuk membuka domain yang menggunakan .com. caranya adalah ketikkan nama domain kemudian klik ctrl+enter. contohnya, anda ingin membuka “www.yahoo.com” jadi ketiklah “yahoo” kemudian klik ctrl+enter
  • Shift+Enter, ini untuk membuka domain yang menggunakan .net. caranya adalah ketikkan nama domain kemudian klik ctrl+enter. contohnya, anda ingin membuka “www.telkom.net” jadi ketiklah “telkom” kemudian klik shif+enter
  • Ctrl+Shift+Enter, ini untuk membuka domain yang menggunakan .org. caranya adalah ketikkan nama domain kemudian klik ctrl+enter. contohnya, anda ingin membuka “www.dikti.org” jadi ketiklah “dikti” kemudian klik Ctrl+Shift+Enter
2. Tweeking Firefox :
  • Ketik “about:config” di firefox anda kemudian enter
  • Maka akan keluar sebuah settingan untuk tweaking firefox
  • Untuk merubahnya, klik 2 kali dan masukkan data perubahannya
  • Jika data dibawah tidak terdapat dalam settingan default firefox, klik kanan pilih New. Untuk data berupa angka, pilih Integer, untuk true/false pilih Boolean.
- Untuk pengguna DSL :
1. Set “network.http.pipelining : true”
2. Set “network.http.proxy.pipelining : true”
3. Set “network.http.pipelining.maxrequests : 64″
4. Set “nglayout.initialpaint.delay : 0″
- Untuk pengguna ADSL :
1. Set “network.http.max-connections : 64″
2. Set “network.http.max-connections-per-server : 21″
3. Set “network.http.max-persistent-connections-per-server : 8″
4. Set “network.http.pipelining : true”
5. Set “network.http.pipelining.maxrequests : 100″
6. Set “network.http.proxy.pipelining : true”
7. Set “nglayout.initialpaint.delay : 0″
- Untuk pengguna Dial Up
1. Set “browser.cache.disk_cache_ssl : true”
2. Set “browser.xul.error_pages.enabled : true”
3. Set “network.http.max-connections : 32″
4. Set “network.http.max-connections-per-server : 8″
5. Set “network.http.max-persistent-connections-per-proxy : 8″
6. Set “network.http.max-persistent-connections-per-server : 4″
7. Set “network.http.pipelining : true”
8. Set “network.http.pipelining.maxrequests : 8″
9. Set “network.http.proxy.pipelining : true”
10. Set “plugin.expose_full_path : true”
11. Set “signed.applets.codebase_principal_support : true”
12. Set “content.interrupt.parsing : true”
13. Set “content.max.tokenizing.time : 3000000″
14. Set “content.maxtextrun : 8191″
15. Set “content.notify.backoffcount : 5″
16. Set “content.notify.interval : 750000″
17. Set “content.notify.ontimer : true”
18. Set “content.switch.threshold : 750000″
Setting ini bisa saja berubah sesuai dengan kabutuhan masing-masing netter dan ini bukanlah hal yang permanen untuk di gunkana, kita bisa saja mengubah salah satunya ataupun mentiadakan sebagian. 
Selamat mencoba
Selanjutnya - Cara Percepat Firefox

Sunday, March 4, 2012

Keutamaan Sholat Dhuha

Puji syukur senantiasa kita panjatkan kepada Allah, Rabb semesta alam. Shalawat serta salam semoga tetap tercurah kepada suri tauladan kita, Nabi MuhammadShallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarganya, para sahabatnya dan orang-orang yang setia mengikutinya sampai datang hari kiamat, amin.
Para pembaca yang dirahmati Allah Ta’ala, dalam edisi ini insya Allah akan kami uraikan perkara yang berkaitan dengan shalat Dhuha. Semoga sedikit yang disampaikan ini bisa menggugah hati kita untuk mau membiasakan diri melaksanakannya, amin.
DEFINISI DAN KEUTAMAANNYA
Dhuha secara bahasa artinya waktu terbitnya matahari atau naiknya matahari. Sedangkan menurut istilah ahli fiqih, dhuha adalah waktu antara naiknya matahari sampai menjelang zawal (tergelincir matahari). Jadi shalat Dhuha artinya shalat sunnah yang dilakukan pada waktu antara naiknya matahari sampai menjelang zawal.
Banyak hadist yang menjelaskan tentang keutamaan shalat Dhuha, diantaranya hadist dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sesungguhnya beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Setiap ruas jari salah seorang di antara kalian wajib untuk disedekahi setiap hari. Maka setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, mengajak kepada kebaikan adalah sedekah, dan mencegah dari kemungkaran juga sedekah. Dan semua itu bisa tercukupi (setara) dengan dua raka’at yang dia lakukan di waktu Dhuha.”[1]
Dalam hadist yang lain, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Dalam tubuh manusia ada 360 ruas tulang. Maka wajib baginya setiap hari untuk menyedekahi atas masing-masing ruas tulang tadi dengan suatu sedekah.” Para sahabat bertanya, ‘Siapa yang mampu melakukannya, wahai Rasulullah?’ Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Dahak yang kamu lihat di dalam masjid lalu kami menimbunnya, atau sesuatu yang (mengganggu) kamu singkirkan dari jalan (termasuk sedekah), kemudian apabila kamu tidak mampu, maka dua raka’at di waktu Dhuha sudah mencukupi bagimu.” [2]
Dalam hadist yang lain dijelaskan :
“Shalatnya orang yang bertaubat adalah ketika anak unta mencari tempat yang teduh.” [3]
HUKUM SHALAT DHUHA
Ulama berselisih pendapat tentang hukum shalat Dhuha :
1.      Kebanyakan ulama berpendapat bahwa shalat Dhuha hukumnya sunnah secara mutlak, dan sebaiknya seseorang bisa membiasakannya setiap hari. Mereka berdalil beberapa hadist, diantaranya :
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata : “Kekasih saya (Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam) telah berwasiat kepada saya dengan tiga perkara : Puasa tiga hari dalam setiap bulan, shalat dua raka’at di waktu Dhuha, dan shalat Witir sebelum tidur.” [4]
Dan juga keumuman hadist yang menjelaskan keutamaan shalat dhuha, khususnya hadist yang menjelaskan bahwa shalat Dhuha bisa mengganti kewajiban sedekah atas setiap ruas tulang setiap harinya.
Dan juga keumuman sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam“Amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah yang dikerjakan secara berkelanjutan meskipun sedikit.” [5]
2.      Disunnahkan dilakukan kadang-kadang, tidak terus menerus. Diantara dalil yang dipakai pendapat ini adalah :
Dari Abu Sa’id al-Khudri radhiyallahu ‘anhu dia berkata : “Adalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam shalat Dhuha sampai-sampai kami mengatakan beliau tidak meninggalkannya. Dan beliau juga meninggalkan shalat Dhuha sampai-sampai kami mengatakan beliau tidak mengerjakannya.” [6]
Fulan bin Jarud berkata kepada Anas radhiyallahu ‘anhu “Apakah Nabi shalat Dhuha ?” Dia menjawab, “Saya tidak melihat beliau melakukan shalat Dhuha selain hari tersebut.” [7]
Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata : “Sungguh apabila Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam meninggalkan suatu amalan padahal beliau senang melakukannya, maka itu karena beliau khawatir manusia akan ikut melakukannya lalu diwajibkan atas meraka. Dan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak melaksanakan shalat Dhuha sama sekali, tapi aku sendiri sungguh melakukannya.” [8]
3.      Tidak disunnahkan kecuali apabila ada sebabnya, seperti ketika seseorang luput shalat malam maka disunnahkan baginya  untuk mengqadha’-nya diwaktu Dhuha. Diantara dalil yang menunjukkan pendapat ini :
a.       Apa yang diceritakan Ummu Hani’ bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam masuk rumahnya pada waktu Fathu Makkah (penaklukan kota Makkah), lalu beliau      Shallallahu ‘alaihi wa sallam mandi dan shalat delapan raka’at di waktu Dhuha.[9]
Mereka mengatakan :’Shalat delapan raka’at yang dilakukan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam disebabkan oleh Fathu Makkah, dan kebetulan dilakukan di waktu Dhuha’.
b.      Kisah shalatnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam di rumah ‘Itban bin Malik ketika beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam diundang datang ke rumahnya untuk melaksanakan shalat, yang akhirnya tempat shalatnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dijadikan sebagai musholla (tempat shalat), dan shalat yang dilakukan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bertepatan di waktu Dhuha.[10]
c.       Aisyah radhiyallahu ‘anha menjelaskan ketika ditanya Abdullah bin Syaqiq        : “Apakah RasulullahShallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan shalat Dhuha ?” maka dia menjawab, “Tidak, kecuali apabila beliauShallallahu ‘alaihi wa sallam pulang dari bepergian.”[11]
Dari tiga pendapat diatas, pendapat yang lebih mendekati kebenaran insya Allah pendapat yang pertama, yaitu disunnahkan shalat Dhuha secara mutlak, dan juga disunnahkan untuk dibiasakan setiap hari, berdasarkan keumuman hadist yang memberikan dorongan untuk melaksanakan shalat Dhuha. Terlebih lagi hadist yang menjelaskan bahwa shalat Dhuha bisa menggantikan 360 sedekah atas ruas tulang manusia yang setiap harinya wajid disedekahi.
Adapun berkaitan dengan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang beliau tidak membiasakannya setiap hari, maka ini bukan berarti shalat Dhuha tidak disyari’atkan. Sebab kebiasaan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallambukanlah merupakan syarat disyar’atkannya suatu amalan. Oleh karena itulah Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata :“Dan tidaklah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan shalat Dhuha sama sekali, tapi aku sendiri benar-benar melakukannya.”[12]
WAKTU DAN JUMLAH RAKA’AT
Waktu shalat Dhuha diawali sejak naiknya matahari, yaitu sekitar ¼ jam setelah munculnya matahari sampai menjelang zawal (tergelincirnya matahari), selagi belum masuk waktu terlarang untuk shalat. Dan sebaiknya seseorang yang ingin melaksanakan shalat Dhuha agar mengakhirkan waktunya sampai sengatan terik matahari terasa panas, berdasarkan hadist Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam“Shalatnya orang-orang yang bertaubat adalah ketika anak unta mencari tempat yang teduh.” Dan ini biasanya terjadi menjelang zawal.
Shalat Dhuha minimalnya dua raka’at, tanpa ada perselisihan di kalangan ulama. Hal ini berdasarkan hadist yang disampaikan di muka : “Dan semua itu bisa tercukupi (setara) dengan dua raka’at yang di lakukan di waktu Dhuha.”[13] dan juga berdasarkan wasiatnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada Abu Hurairahradhiyallahu ‘anhu untuk tidak meninggalkan dua raka’at di waktu Dhuha.
Namun mereka berselisih pendapat tentang batas maksimalnya. Ada yang berpendapat maksimal adalah delapan raka’at, berdasarkan hadist dari Abdurrahman bin Abin Laila radhiyallahu ‘anhu dia berkata : “Tidak ada seorang pun yang mengabarkan kepada saya bahwasanya dia melihat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan shalat Dhuha kecuali Ummu Hani’. Sesungguhnya dia menceritakan bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam masuk rumahnya pada waktu Fathu Makkah, lalu beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam shalat delapan raka’at [14]
Dan ada yang berpendapat maksimalnya dua belas raka’at, berdasarkan hadist dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu dia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Barangsiapa shalat Dhuha dua belas raka’at, maka Allah akan membangunkan istana untuknya di surga kelak.”[15]
Dan diantara mereka ada yang berpendapat tidak ada batas maksimalnya. Dan inilah pendapat yang lebih benarinsya Allah, berdasarkan hadist dari Aisyah radhiyallahu ‘anha dia berkata : “Adalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam shalat Dhuha empat raka’at dan beliau menambah (jumlah raka’atnya) sesuai kehendak Allah.” [16]
Adapun penjelasan Ummu Hani’ bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam shalat delapan raka’at pada saatFathu Makkah, maka sebagian ulama menjelaskan bahwa shalatnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallamwaktu itu adalah shalat Fath, bukan shalat Dhuha. Anggaplah shalat itu adalah shalat Dhuha, maka jumlah delapan raka’at yang dilakukan beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam itu tidak menunjukkan  pembatasan, tapi merupakan kejadian tertentu atau kebetulan beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam shalatnya delapan raka’at.
Wallahu a’lam bish shawab.
Sumber: Majalah Almawaddah, vol. 36 Edisi Khusus Dzulhijjah 1431 H-Muharram 1432 H, November 2010 –Januari 2011

Sumber : http://www.gobelajarmandiri.blogspot.com/2011/07/keutamaan-sholat-dhuha.htmlhttp://www.gobelajarmandiri.blogspot.com/2011/07/keutamaan-sholat-dhuha.html
Artikel: http://ibnuabbaskendari.wordpress.com/2011/02/22/shalat-dhuha-shalatnya-orang-orang-yang-bertaubat/
Source : http://islam-download.net/artikel-islami/keutamaan-shalat-dhuha.html

SEMOGA MENDAPAT PAHALA
Selanjutnya - Keutamaan Sholat Dhuha

Cara aktivasi Blacberry Messengger / BBM

"Bagi anda yang punya Blackberry, pastinya harus bisa memanfaatkan fitur Blackberry Messennger atau yg sering disebut BBM, kamu bisa kirim pesan gratis ke sesama pengguna Blackberry", bebas kapan saja selama BB anda masih hidup atau on line.
Tentu saja, BBM hanya bisa digunakan gratis setelah pengguna mendaftarkan diri ke salah satu paket data yang disediakan provider. Nggak gratisan dong..!!  he..he..
Berikut ini adalah langkah-langkah untuk mengaktifkan BBM anda yang menggunakan kartu Telkomsel.

Cara paling gampang mengaktifkan BBM dan semua fasilitas yang didukung Blackberry adalah:
  1. Hubungi *363#. Anda akan segera disuguhi beberapa pilihan. 
  2. Reply saja pilihan yang muncul dengan cara mengetikkan nomor urut pilihan  tersebut. 
  3. Ikuti petunjuknya, hingga selesai. Gampang. 
  4. Pulsa pun akan terpotong sesuai pilihan BIS (Blackberry Internet Service) yang diambil.
  5. Restart Blackberry anda, dan selesai.
Anda akan melihat beberapa icon tambahan di Blackberry anda. BBM anda juga otomatis ter-aktivasi.

Info lanjut coba lihat disini.

Jika anda menggunakan XL, anda cukup hubungi *123# dan pilih Internet/Blackberry.

Semoga bermanfaat.
Selanjutnya - Cara aktivasi Blacberry Messengger / BBM

7 Keajaiban Wanita

Dunia seisinya adalah kesenangan, dan sebaik-baik kesenangan adalah wanita shalehah. Wanita adalah misteri. Semua orang tahu wanita, tetapi tidak semua orang mengerti wanita. Hanya laki-laki mulia yang memuliakan wanita, dan hanya laki-laki hina yang menghinakan wanita. Wanita shalehah lebih cantik daripada bidadari di surga. Surga laki-laki di bawah kaki ibu, lalu di mana surga wanita?

Wanita adalah ciptaan Allah yang sangat ajaib. Ciptaan ini memiliki lebih dari 200 organ untuk bekerja. Dia bisa menyembuhkan sakit dengan cinta, walau dia sendiri terkadang disakiti. Dia sangat lembut, tetapi dijadikan sangat kuat. Dia mampu menanggung beban dan menahan diri untuk bersabar. Dia punya pipi yang ranum, dan di situ tersimpan kekuatannya, di situ mengalir air mata. Air mata adalah kekuatannya dan satu-satunya cara untuk melepaskan beban.

Subhanallah! Betapa hebatnya wanita. Dia memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki oleh laki-laki. Wanita menjadi manusia yang sempurna manakala sudah menyandang status sebagai ibu yang mengasuh anak. Untuk anaknya, ibu menjalankan seluruh profesi yang ada di dunia ini. Dia adalah guru bagi anaknya, dokter, direktur, notaris, dan ……, bahkan pembantu bagi anaknya. Doa ibu mampu menggetarkan singgasana Tuhan. Tangisannya bisa menghidupkan hati, laksana hujan yang menghidupkan tanaman kering. Luar biasa! Bagaimana bisa seperti itu? Orang akan terpesona, dan Tuhan-pun akan terkagum-kagum.

Sumber : http://asfin.org/2011/7-keajaiban-wanita.html
Selanjutnya - 7 Keajaiban Wanita

7 Tipe Wanita Dari Cara Berjalannya

1. Jika berjalan, dari belakang kelihatan seperti tidak memijak tanah. Golongan wanita yang jalannya berginjat, konon wanita ini adalah wanita yang tidak jujur, kalau berbual, mulutnya laser dan menyinggung perasaan orang lain. Wanita yang berjalan seperti ini juga terkenal dengan sikap egonya. Lebih parah, wanita ini biasanya pemboros atau suka membazir wang tanpa berfikir sebelum berbelanja. Padahal, wang yang dimilikinya itu masih banyak kegunaannya. Tapi jangan berkecil hati, kerana wanita seperti ini biasanya menjadi pujaan ramai lelaki.
2. Jika berjalan, sering menoleh ke kanan and kiri. Wanita seperti ini biasanya pandai menyimpan rahsia. Walaupun ramai yang menganggap wanita seperti ini tidak jujur, suka menipu teman sendiri,dan merugikan teman bualnya, namun, ramai lelaki yang berusaha untuk menakluk hatinya. Konon wanita seperti ini senang diatur dan diuruskan.
3. Jika berjalan suka menunduk. Cara berjalan melambangkan wanita seperti ini memiliki sifat yang tertutup. Ia hanya akan berbual dengan orang-orang yang rapat dengannya dan boleh dipercayai untuk menyimpan rahsianya. Wanita seperti ini biasanya sukar untuk ditakluk hatinya. Disamping sikapnya yang dingin, wanita seperti ini tidak peduli dengan kehidupan cinta. Namun, jika ada lelaki yang berjaya menawan hati wanita dengan cara berjalan menunduk ini, dijamin akan mendapat kebahagiaan. Sebab, wanita jenis ini sangat setia, dan dia tidak akan mengkhianati lelaki yang dicintainya.
4. Jika berjalan menatap lurus ke depan. Wanita seperti ini biasanya memiliki pendirian yang teguh, bukan senang hendak menggoncangkan imannya. Jangan sekali-sekali menentang apa yang pernah dikatanya, jika anda tidak mahu mendengar dia berleter panjang lebar. Meski pendiriannya teguh, tapi dia selalu berselisih pendapat. Jangan hairan jika wanita seperti ini hanya mahu berbual dengan orang yang berpengalaman luas.
5. Jika berjalan badan bergerak ke kanan dan kiri. Wanita yang berjalan dengan gaya yang sedemikian tidak ambil kisah dengan masalah yang berlaku. Apa pun masalah yang ada dihadapannya, dia dianggap kecil. Padahal masalah itu sebenarnya memerlukan kebijaksanaan untuk diselesaikan. Kerana sifatnya yang suka ambil mudah ini, banyak persoalan yang akhirnya tidak dapat diselesaikan dan akibatnya merugikan dirinya sendiri.
6. Jika berjalan badan tampak tegak. Wanita ini tegas menentukan sikapnya sendiri. Dia tidak mahu urusan peribadinya dicampur oleh orang lain. Gaya bicaranya serius seperti ingin menunjukkan dia memiliki pendirian teguh. Yang menarik dari wanita ini, dia bertanggungjawap terhadap apa yang pernah dilakukannya. Dia menyenangi lelaki yang berdikari tanpa meninggalkan sifat-sifat romantiknya.
7. Jika berjalan seperti zirafah. Maksudnya, ketika melangkahkan kaki ,badannya ia kelihatan bergerak ke depan dan ke belakang. Wanita jenis ini sangat lemah perasaannya. Dia seorang yang mudah terasa dan mudah tersinggung. Jadi, jika anda berbual dengan wanita seperti ini kenalah menjaga perasaannya agar tidak tersinggung, kerana wanita ini mudah mengalirkan air mata
Selanjutnya - 7 Tipe Wanita Dari Cara Berjalannya

Puisi Cinta Patah Hati

Puisi cinta patah hati ini untuk kamu yang sedang merasakan patah hati, semoga jadi semangat kembali
Bukankah adam terlempar ke bumi,
Sebab birahi? Atau karena patah hati?
Apakah cinta telah musnah sebelum menginjak bumi.
Puisi Sederhana, Puisi Pembebas Hati
Puisi bukan gombalisasi
juga bukan buat tipsani
puisi bahasa hati bahasa nurani
walaupun ini cuma puisi patah hati
Puisi sederhana
Puisi yang mampu berbicara
tentang derita semesta
atau tentang rakusnya penguasa
aku ingin puisi sederhana
seperti chairil anwar, wiji thukul atau sabron aidit
yang tetap hidup abadi
hingga 1000 tahun lagi
aku ingin puisi sederhana
yang mampu menyadarkan
tentang keterbelakangan dan kemiskinan
atau penyeragaman dan keseragaman
Puisi mungkin bahasa hati
Puisi mungkin bahasa nurani
Tapi ini puisi patah hati
ada juga puisi yang mengisahkan diri
atau yang membela diri sendiri
sungguh, semuanya berarti, asal bukan gombalisasi
yang merugikan banyak insani
Biarkan saja puisi patah hati berbicara
biarkan saja puisi patah hati berkisah
walau sederhana
walau beriak
walau berurai air mata
karena puisi adalah kata hati
hanya bisa didengar oleh telinga hati
karena seni selalu menjadi pembebas hati
Puisi patah hati bukan gombalisasi
Puisi patah hati sekadar ekspresi jiwa
dari sebuah nyata … yang membuat terluka
yang terungkapkan dengan rasa
bukan sekedar kata dan imaji semata
Puisi patah hati tak berniat gombalisasi
Puisi patah hati cuma rangkaian kata
rima, nada, dan suasana
jadikannya indah terasa
Puisi patah hati bukan gombalisasi
Puisi patah hati sebuah kontemplasi
Puisi Patah Hati bukan hendak bunuh diri
dari hidup yang dijalani
Karena merasa tidak berarti
Puisi Patah Hati adalah …
ketika kelaparan tak lagi dirasakan
ketika bencana menjadi sebuah pesta ibadah
ketika banjir dan hujan menjadi berkah
Puisi Patah Hati adalah …
ketika kebohongan menjadi ritual harian
ketika kejujuran hanya ada dalam mimpi
ketika kita tak lagi dapat menerima kenyataan
ketika dunia ini makin sesak
Puisi Patah Hati adalah …
Saat cokelat serasa tai kucing
Dikala makan roti berasa duri
Diam dianggap makian
Ketidakpedulian dianggap serangan
Puisi Patah Hati adalah hujan bulan juni kata Sapardi Djoko Damono
Puisi Patah Hati adalah hujan dan ayam kata Sutardji CB
Puisi Patah Hati adalah tambur mainan anak-anak di negeri ajaib kata Rendra
Puisi Patah Hati adalah guci retak kata Goenawan Mohamad
Puisi Patah Hati adalah bayi mati tak mati mati mati kata Mira Sato
Puisi Patah Hati adalah cakrawala tanpa batas dan berdoa
dan menyatakan cinta kata Taufik Ismail
Puisi Patah Hati …tak akan pernah mati
Walau dibunuh seribu kali …

Sumber : http://puisipatahhati.dagdigdug.com/2010/12/13/puisi-cinta-patah-hati/#more-8
Selanjutnya - Puisi Cinta Patah Hati

Membuat Daftar Isi Blog Dengan Tampilan Menu Acordion

Berikut langkah - langkah membuat daftar isi menu acordion :
1. Seperti biasa, login ke dashboard blog sobat.
2. Postingan / buat entri baru / menggunakan halaman --> lalu copy code dibawah pastekan pada halaman posting. Gunakan mode edit HTML (lihat gambar).

<link href="http://abu-farhan.com/script/acctoc/acc-toc.css" media="screen" rel="stylesheet" type="text/css"></link>
<script src="http://abu-farhan.com/script/acctoc/daftarisiv2-pack.js">
</script>
<script src="http://www.masterendi.com/feeds/posts/summary?max-results=1000&amp;alt=json-in-script&amp;callback=loadtoc">
</script>
<script type="text/javascript">
var accToc=true;
</script>
<script src="http://abu-farhan.com/script/acctoc/accordion-pack.js" type="text/javascript">
</script>

Keterangan :
  • Ganti tulisan www.masterendi.com dengan alamat blog sobat.
3. Publish / terbitkan entri.

Lihat hasilnya, selamat mencoba
Sumber : http://www.masterendi.com/2012/01/membuat-daftar-isi-blog-dengan-tampilan.html
Selanjutnya - Membuat Daftar Isi Blog Dengan Tampilan Menu Acordion

Cara Membuat Link Bergoyang Ketika Diarahkan Dengan Mouse

1. Login Ke dashboard Blog Sobat

2. Pilih --> Rancangan -->  EDIT HTML

3. Cari Kode </head> dan copy paste tepat diatas kode </head>

<script src='http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.3.2/jquery.min.js' type='text/javascript'/>
<script type='text/javascript'>
$(document).ready(function() {
$(&#39;a&#39;).hover(function() { //mouse in
$(this).animate({ marginLeft: &#39;12px&#39; }, 400);
}, function() { //mouse out
$(this).animate({ marginLeft: 0 }, 400);
});
});</script>

5. Save template sobat.
Selanjutnya - Cara Membuat Link Bergoyang Ketika Diarahkan Dengan Mouse

Cara memasang widget google translate


1. Login ke dasbor blog
2. Menu Rancangan --> Add gadget
3. Pilih HTML/JavaScript
4. Pilih model widget yang sobat inginkan dua baris atau tiga baris.

Kode untuk widget translate 2 baris :

<style>.translate img {filter:alpha(opacity=100);-moz-opacity: 1.0;opacity: 1.0;border:0;padding-left:0px;}.translate:hover img {filter:alpha(opacity=50);-moz-opacity: 0.50;opacity: 0.50;border:0;}</style>
<div style="text-align:center"><a class="translate" href="#" target="_blank" rel="nofollow" title="English" onclick="window.open('http://translate.google.com/translate?u='+encodeURIComponent(location.href)+'&langpair=id%7Cen&hl=en'); return false;"><img alt="English" border="0" align="absbottom" title="English" height="24" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh6bcfUftFH6AdXGLH7cu_Tuf5ZCjN2JzPFR7gUTh5vowJOqlCLprsrnSFuSxpFhmJKnhY_n2lKfTSAXFL5Lcs5AFVXZIxcs3x_8wYlqBOpF187lFkzaY4Dw-Kzn_dnu0PkwVXTApNihwBc/s144/uk-flag.png" style="cursor: pointer;margin-right:8px" width="24"/></a>
<a class="translate" href="#" target="_blank" rel="nofollow" title="French" onclick="window.open('http://translate.google.com/translate?u='+encodeURIComponent(location.href)+'&langpair=id%7Cfr&hl=en'); return false;"><img alt="French" border="0" align="absbottom" title="French" height="24" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhOdhVQr7nAbqKgr3SebBhLsLHXhWNg5g_Nm1f24c1kOQ-AzK3HCKrB7RGvqgqhhlRQ0TowWssceaJSYMIGVUznmCx722d2TrmToMgcgbPognBYi1jD0rDJqTx9J5KwmzIl_enkjd1KGwmj/s144/france-flag.png" style="cursor: pointer;margin-right:8px" width="24"/></a>
<a class="translate" href="#" target="_blank" rel="nofollow" title="German" onclick="window.open('http://translate.google.com/translate?u='+encodeURIComponent(location.href)+'&langpair=id%7Cde&hl=en'); return false;"><img alt="German" border="0" align="absbottom" title="German" height="24" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjmuFJuodcDSxuCx5jRvJmLtUvT08em3KGV6umpjWdkezURx-tAFOv3jVvVZV5nn_dqNOTOBG9kF8uMuwR0UVD_NZBaAFeBEVq-8Sk1UcfkSCJGjKP4SiHumdkE_iU8k1sY5-ndi9Uhp7NV/s144/german-flag.png" style="cursor: pointer;margin-right:8px" width="24"/></a>
<a class="translate" href="#" target="_blank" rel="nofollow" title="Spain" onclick="window.open('http://translate.google.com/translate?u='+encodeURIComponent(location.href)+'&langpair=id%7Ces&hl=en'); return false;"><img alt="Spain" border="0" align="absbottom" title="Spain" height="24" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhy7UXghQbKGLT5ljPmFfRbE2zfTrb_TOkOo5GFqoHoO-aS4KTriqpR3V5mCTX6g76lPWN1j_HeHFTG0TdlyxjRiVVQcvfFH6xReeXxmWCDfZGEMGX6XpxK3_TsDHkvoBD2rzgzB0TftU7O/s144/spain-flag.png" style="cursor: pointer;margin-right:8px" width="24"/></a>
<a class="translate" href="#" target="_blank" rel="nofollow" title="Italian" onclick="window.open('http://translate.google.com/translate?u='+encodeURIComponent(location.href)+'&langpair=id%7Cit&hl=en'); return false;"><img alt="Italian" border="0" align="absbottom" title="Italian" height="24" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhFoFKrKBbhGOVmtAGLjg7L8Df1fR1V1FlqO9ba6SjF5M7om7RmZoEYM-wOT1h_Glxs6QtvZIPY9LPvndd-Kr5YqR_iSlwSf4aR0s9WtP9XGkuMuSUofUynQBy2LwoDTUtTfPLWHJFbd5B1/s144/italy-flag.png" style="cursor: pointer;margin-right:8px" width="24"/></a>
<a class="translate" href="#" target="_blank" rel="nofollow" title="Dutch" onclick="window.open('http://translate.google.com/translate?u='+encodeURIComponent(location.href)+'&langpair=id%7Cnl&hl=en'); return false;"><img alt="Dutch" border="0" align="absbottom" title="Dutch" height="24" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7Q_0y57M90JJGjBFaciy-ojnQbk5DSa71rz6yWuvnCXMwJyvF9NOWQUPCB8R5U9Bry0QqAtZ9Pjl5G1qMPYYpAC2D-QNldXUl7_ZAY3NjicBn2zFh_JWBruRaiibOK0_BLYYj7PNNA8Iq/s144/dutch-flag.png" style="cursor: pointer;margin-right:8px" width="24"/></a><br/><br/><a class="translate" href="#" target="_blank" rel="nofollow" title="Russian" onclick="window.open('http://translate.google.com/translate?u='+encodeURIComponent(location.href)+'&langpair=id%7Cru&hl=en'); return false;"><img alt="Russian" border="0" align="absbottom" title="Russian" height="24" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQdKN-B1Tj6TEGdm7zhgbVF1L5jVkpuxhO5dIP8T_4fEoerDkzSvYXfZfkxVrD4ZQK0mRAyGrlOXvKdvoS-S6zSkuMgGRV_zgw3R3oBfn5ZYCm-cgX1m_gUEV-AZI-fBCBRpnn7wdEWkug/s144/russian-flag.png" style="cursor: pointer;margin-right:8px" width="24"/></a>
<a class="translate" href="#" target="_blank" rel="nofollow" title="Brazil" onclick="window.open('http://translate.google.com/translate?u='+encodeURIComponent(location.href)+'&langpair=id%7Cpt&hl=en'); return false;"><img alt="Brazil" border="0" align="absbottom" title="Brazilian" height="24" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjRCHzL_nOibwk6E-CO4ZJlvn97jSqP9RRf8MLbpa9DeTPGjwWL_ohqdmBSNvSXDYm3hZqtNT24AoqioXG6A8-xOCtpn-EtE0xo7SPHxld9bxUQMk8TrT92SQSvVvKAOnz4i-WqbVXeuFqd/s144/brazil-flag.png" style="cursor: pointer;margin-right:8px" width="24"/></a>
<a class="translate" href="#" target="_blank" rel="nofollow" title="Japanese" onclick="window.open('http://translate.google.com/translate?u='+encodeURIComponent(location.href)+'&langpair=id%7Cja&hl=en'); return false;"><img alt="Japanese" border="0" align="absbottom" title="Japanese" height="24" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWcrq529c-XNxZK0foAATdeFrqw8uwj3FNRG0EtgFFvQ-4nANpqXOcb1rOKhWYERGLYFjT0Zfba8X-NEE36tUR58Da8G90eLhwWpJ3fore8gN5Hjv4JSQZ-usu88aizrlL5RWqCwfg_jwD/s144/japan-flag.png" style="cursor: pointer;margin-right:8px" width="24"/></a>
<a class="translate" href="#" target="_blank" rel="nofollow" title="Korean" onclick="window.open('http://translate.google.com/translate?u='+encodeURIComponent(location.href)+'&langpair=id%7Cko&hl=en'); return false;"><img alt="Korean" border="0" align="absbottom" title="Korean" height="24" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEghidKvEhEPeP-kJkB5RQODsAbCJdNOGZhSYTegAcvJYD-kgtOrCidhbkkmyYDqF1qB-7K8k89bfF14hWkLSS63Rtua_fD09CdCfeeWAQrVkWCi76B68SzL7CqCGAa22h_gK_RmV9pLJ_Nb/s144/korean-flag.png" style="cursor: pointer;margin-right:8px" width="24"/></a>
<a class="translate" href="#" target="_blank" rel="nofollow" title="Arabic" onclick="window.open('http://translate.google.com/translate?u='+encodeURIComponent(location.href)+'&langpair=id%7Car&hl=en'); return false;"><img alt="Arabic" border="0" align="absbottom" title="Arabic" height="24" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjky-WrevP3xzCQqPtsACCbF2mg25I5Jnid_CaiCn3BAsg147T4FPXuKbTpTAqAAp7fccSuC7OxeYzu9qx8HWSQK98cN0_AOmHuajbwEoBWVxxBvexd6piDEmjW17z3t-F6NDeJB9R7MiU2/s144/arab-flag.png" style="cursor: pointer;margin-right:8px" width="24"/></a>
<a class="translate" href="#" target="_blank" rel="nofollow" title="Chinese Simplified" onclick="window.open('http://translate.google.com/translate?u='+encodeURIComponent(location.href)+'&langpair=id%7Czh-CN&hl=en'); return false;"><img alt="Chinese Simplified" border="0" align="absbottom" title="Chinese Simplified" height="24" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh6tM4Yu6yntrIQw1qjJr4wyEXYxr4YdjRz3XS-_6iN8n4iUt9h6WFgvboUO7a7f_OgTmc0Ag5dkLP5cIRK7Ff6bVUV6O9FBv-7u-bVm5TbLDesejRUZnXbRCR-yvUHt903H3IcdPaT6uim/s144/china-flag.png" style="cursor: pointer;margin-right:8px" width="24"/></a>


Kode untuk widget 3 baris :

<style>.translate img {filter:alpha(opacity=100);-moz-opacity: 1.0;opacity: 1.0;border:0;padding-left:0px;}.translate:hover img {filter:alpha(opacity=50);-moz-opacity: 0.50;opacity: 0.50;border:0;}</style>
<div style="text-align:center"><a class="translate" href="#" target="_blank" rel="nofollow" title="English" onclick="window.open('http://translate.google.com/translate?u='+encodeURIComponent(location.href)+'&langpair=id%7Cen&hl=en'); return false;"><img alt="English" border="0" align="absbottom" title="English" height="24" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh6bcfUftFH6AdXGLH7cu_Tuf5ZCjN2JzPFR7gUTh5vowJOqlCLprsrnSFuSxpFhmJKnhY_n2lKfTSAXFL5Lcs5AFVXZIxcs3x_8wYlqBOpF187lFkzaY4Dw-Kzn_dnu0PkwVXTApNihwBc/s144/uk-flag.png" style="cursor: pointer;margin-right:8px" width="24"/></a>
<a class="translate" href="#" target="_blank" rel="nofollow" title="French" onclick="window.open('http://translate.google.com/translate?u='+encodeURIComponent(location.href)+'&langpair=id%7Cfr&hl=en'); return false;"><img alt="French" border="0" align="absbottom" title="French" height="24" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhOdhVQr7nAbqKgr3SebBhLsLHXhWNg5g_Nm1f24c1kOQ-AzK3HCKrB7RGvqgqhhlRQ0TowWssceaJSYMIGVUznmCx722d2TrmToMgcgbPognBYi1jD0rDJqTx9J5KwmzIl_enkjd1KGwmj/s144/france-flag.png" style="cursor: pointer;margin-right:8px" width="24"/></a>
<a class="translate" href="#" target="_blank" rel="nofollow" title="German" onclick="window.open('http://translate.google.com/translate?u='+encodeURIComponent(location.href)+'&langpair=id%7Cde&hl=en'); return false;"><img alt="German" border="0" align="absbottom" title="German" height="24" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjmuFJuodcDSxuCx5jRvJmLtUvT08em3KGV6umpjWdkezURx-tAFOv3jVvVZV5nn_dqNOTOBG9kF8uMuwR0UVD_NZBaAFeBEVq-8Sk1UcfkSCJGjKP4SiHumdkE_iU8k1sY5-ndi9Uhp7NV/s144/german-flag.png" style="cursor: pointer;margin-right:8px" width="24"/></a>
<a class="translate" href="#" target="_blank" rel="nofollow" title="Spain" onclick="window.open('http://translate.google.com/translate?u='+encodeURIComponent(location.href)+'&langpair=id%7Ces&hl=en'); return false;"><img alt="Spain" border="0" align="absbottom" title="Spain" height="24" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhy7UXghQbKGLT5ljPmFfRbE2zfTrb_TOkOo5GFqoHoO-aS4KTriqpR3V5mCTX6g76lPWN1j_HeHFTG0TdlyxjRiVVQcvfFH6xReeXxmWCDfZGEMGX6XpxK3_TsDHkvoBD2rzgzB0TftU7O/s144/spain-flag.png" style="cursor: pointer;margin-right:8px" width="24"/></a><br/><br/><a class="translate" href="#" target="_blank" rel="nofollow" title="Italian" onclick="window.open('http://translate.google.com/translate?u='+encodeURIComponent(location.href)+'&langpair=id%7Cit&hl=en'); return false;"><img alt="Italian" border="0" align="absbottom" title="Italian" height="24" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhFoFKrKBbhGOVmtAGLjg7L8Df1fR1V1FlqO9ba6SjF5M7om7RmZoEYM-wOT1h_Glxs6QtvZIPY9LPvndd-Kr5YqR_iSlwSf4aR0s9WtP9XGkuMuSUofUynQBy2LwoDTUtTfPLWHJFbd5B1/s144/italy-flag.png" style="cursor: pointer;margin-right:8px" width="24"/></a>
<a class="translate" href="#" target="_blank" rel="nofollow" title="Dutch" onclick="window.open('http://translate.google.com/translate?u='+encodeURIComponent(location.href)+'&langpair=id%7Cnl&hl=en'); return false;"><img alt="Dutch" border="0" align="absbottom" title="Dutch" height="24" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7Q_0y57M90JJGjBFaciy-ojnQbk5DSa71rz6yWuvnCXMwJyvF9NOWQUPCB8R5U9Bry0QqAtZ9Pjl5G1qMPYYpAC2D-QNldXUl7_ZAY3NjicBn2zFh_JWBruRaiibOK0_BLYYj7PNNA8Iq/s144/dutch-flag.png" style="cursor: pointer;margin-right:8px" width="24"/></a>
<a class="translate" href="#" target="_blank" rel="nofollow" title="Russian" onclick="window.open('http://translate.google.com/translate?u='+encodeURIComponent(location.href)+'&langpair=id%7Cru&hl=en'); return false;"><img alt="Russian" border="0" align="absbottom" title="Russian" height="24" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQdKN-B1Tj6TEGdm7zhgbVF1L5jVkpuxhO5dIP8T_4fEoerDkzSvYXfZfkxVrD4ZQK0mRAyGrlOXvKdvoS-S6zSkuMgGRV_zgw3R3oBfn5ZYCm-cgX1m_gUEV-AZI-fBCBRpnn7wdEWkug/s144/russian-flag.png" style="cursor: pointer;margin-right:8px" width="24"/></a>
<a class="translate" href="#" target="_blank" rel="nofollow" title="Brazil" onclick="window.open('http://translate.google.com/translate?u='+encodeURIComponent(location.href)+'&langpair=id%7Cpt&hl=en'); return false;"><img alt="Brazil" border="0" align="absbottom" title="Brazilian" height="24" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjRCHzL_nOibwk6E-CO4ZJlvn97jSqP9RRf8MLbpa9DeTPGjwWL_ohqdmBSNvSXDYm3hZqtNT24AoqioXG6A8-xOCtpn-EtE0xo7SPHxld9bxUQMk8TrT92SQSvVvKAOnz4i-WqbVXeuFqd/s144/brazil-flag.png" style="cursor: pointer;margin-right:8px" width="24"/></a><br/><br/><a class="translate" href="#" target="_blank" rel="nofollow" title="Japanese" onclick="window.open('http://translate.google.com/translate?u='+encodeURIComponent(location.href)+'&langpair=id%7Cja&hl=en'); return false;"><img alt="Japanese" border="0" align="absbottom" title="Japanese" height="24" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWcrq529c-XNxZK0foAATdeFrqw8uwj3FNRG0EtgFFvQ-4nANpqXOcb1rOKhWYERGLYFjT0Zfba8X-NEE36tUR58Da8G90eLhwWpJ3fore8gN5Hjv4JSQZ-usu88aizrlL5RWqCwfg_jwD/s144/japan-flag.png" style="cursor: pointer;margin-right:8px" width="24"/></a>
<a class="translate" href="#" target="_blank" rel="nofollow" title="Korean" onclick="window.open('http://translate.google.com/translate?u='+encodeURIComponent(location.href)+'&langpair=id%7Cko&hl=en'); return false;"><img alt="Korean" border="0" align="absbottom" title="Korean" height="24" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEghidKvEhEPeP-kJkB5RQODsAbCJdNOGZhSYTegAcvJYD-kgtOrCidhbkkmyYDqF1qB-7K8k89bfF14hWkLSS63Rtua_fD09CdCfeeWAQrVkWCi76B68SzL7CqCGAa22h_gK_RmV9pLJ_Nb/s144/korean-flag.png" style="cursor: pointer;margin-right:8px" width="24"/></a>
<a class="translate" href="#" target="_blank" rel="nofollow" title="Arabic" onclick="window.open('http://translate.google.com/translate?u='+encodeURIComponent(location.href)+'&langpair=id%7Car&hl=en'); return false;"><img alt="Arabic" border="0" align="absbottom" title="Arabic" height="24" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjky-WrevP3xzCQqPtsACCbF2mg25I5Jnid_CaiCn3BAsg147T4FPXuKbTpTAqAAp7fccSuC7OxeYzu9qx8HWSQK98cN0_AOmHuajbwEoBWVxxBvexd6piDEmjW17z3t-F6NDeJB9R7MiU2/s144/arab-flag.png" style="cursor: pointer;margin-right:8px" width="24"/></a>
<a class="translate" href="#" target="_blank" rel="nofollow" title="Chinese Simplified" onclick="window.open('http://translate.google.com/translate?u='+encodeURIComponent(location.href)+'&langpair=id%7Czh-CN&hl=en'); return false;"><img alt="Chinese Simplified" border="0" align="absbottom" title="Chinese Simplified" height="24" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh6tM4Yu6yntrIQw1qjJr4wyEXYxr4YdjRz3XS-_6iN8n4iUt9h6WFgvboUO7a7f_OgTmc0Ag5dkLP5cIRK7Ff6bVUV6O9FBv-7u-bVm5TbLDesejRUZnXbRCR-yvUHt903H3IcdPaT6uim/s144/china-flag.png" style="cursor: pointer;margin-right:8px" width="24"/></a>


5. Terakhir Save widget sobat..

Selamat mencoba,
Selanjutnya - Cara memasang widget google translate

Cara Menambahkan Nomor Halaman di Bawah Area Postingan

1. Login ke blogger
2. Pilih Tata Letak kemudian Tambah Gadget
3. Pilih HTML/JavaScript
4. Masukan kode-kode berikut ini

<style>
.showpageArea {padding: 0 2px;margin-top:10px;margin-bottom:10px;
}
.showpageArea a {border: 1px solid #505050;
color: #fff;font-weight:normal;
padding: 3px 6px !important;
padding: 1px 4px ;margin:0px 4px;
text-decoration: none;
}
.showpageArea a:hover {
font-size:11px;
border: 1px solid #fff;
color: #fff;
background-color: #333;
}
.showpageNum a {border: 1px solid #505050;
color: #666;font-weight:normal;
padding: 3px 6px !important;
padding: 1px 4px ;margin:0px 4px;
text-decoration: none;
}
.showpageNum a:hover {
font-size:11px;
border: 1px solid #333;
color: #fff;
background-color: #333;
}
.showpagePoint {font-size:11px;
padding: 2px 4px 2px 4px;
margin: 2px;
font-weight: bold;
border: 1px solid #333;
color: #000000;
background-color: #ffffff;
}
.showpage a:hover {font-size:11px;
border: 1px solid #333;
color: #ffffff;
background-color: #333;
}
.showpageNum a:link,.showpage a:link {
font-size:11px;
padding: 2px 4px 2px 4px;
margin: 2px;
text-decoration: none;
border: 1px solid #fffff;
color: #ffffff;
background-color: #333333;}
.showpageNum a:hover {font-size:11px;
border: 1px solid #333;
color: #ffffff;
background-color: #333;
}
</style>
<script type="text/javascript">
function showpageCount(json) {
var thisUrl = location.href;
var htmlMap = new Array();
var isFirstPage = thisUrl.substring(thisUrl.length-14,thisUrl.length)==".blogspot.com/";
var isLablePage = thisUrl.indexOf("/search/label/")!=-1;
var isPage = thisUrl.indexOf("/search?updated")!=-1;
var thisLable = isLablePage ? thisUrl.substr(thisUrl.indexOf("/search/label/")+14,thisUrl.length) : "";
thisLable = thisLable.indexOf("?")!=-1 ? thisLable.substr(0,thisLable.indexOf("?")) : thisLable;
var thisNum = 1;
var postNum=1;
var itemCount = 0;
var fFlag = 0;
var eFlag = 0;
var html= '';
var upPageHtml ='';
var downPageHtml ='';
var pageCount=5;
var displayPageNum=2;
var firstPageWord = 'First';
var endPageWord = 'Last';
var upPageWord ='Previous';
var downPageWord ='Next';
var labelHtml = '<span class="showpageNum"><a href="/search/label/'+thisLable+'?&max-results='+pageCount+'">';
for(var i=0, post; post = json.feed.entry[i]; i++) {
var timestamp = post.published.$t.substr(0,10);
var title = post.title.$t;
if(isLablePage){
if(title!=''){
if(post.category){
for(var c=0, post_category; post_category = post.category[c]; c++) {
if(encodeURIComponent(post_category.term)==thisLable){
if(itemCount==0 || (itemCount % pageCount ==(pageCount-1))){
if(thisUrl.indexOf(timestamp)!=-1 ){
thisNum = postNum;
}
postNum++;
htmlMap[htmlMap.length] = '/search/label/'+thisLable+'?updated-max='+timestamp+'T00%3A00%3A00%2B08%3A00&max-results='+pageCount;
}
}
}
}//end if(post.category){
itemCount++;
}
}else{
if(title!=''){
if(itemCount==0 || (itemCount % pageCount ==(pageCount-1))){
if(thisUrl.indexOf(timestamp)!=-1 ){
thisNum = postNum;
}
if(title!='') postNum++;
htmlMap[htmlMap.length] = '/search?updated-max='+timestamp+'T00%3A00%3A00%2B08%3A00&max-results='+pageCount;
}
}
itemCount++;
}
}
for(var p =0;p< htmlMap.length;p++){
if(p>=(thisNum-displayPageNum-1) && p<(thisNum+displayPageNum)){
if(fFlag ==0 && p == thisNum-2){
if(thisNum==2){
if(isLablePage){
upPageHtml = labelHtml + upPageWord +'</a></span>';
}else{
upPageHtml = '<span class="showpage"><a href="/">'+ upPageWord +'</a></span>';
}
}else{
upPageHtml = '<span class="showpage"><a href="'+htmlMap[p]+'">'+ upPageWord +'</a></span>';
}

fFlag++;
}

if(p==(thisNum-1)){
html += '&nbsp;<span class="showpagePoint"><u>'+thisNum+'</u></span>';
}else{
if(p==0){
if(isLablePage){
html = labelHtml+'1</a></span>';
}else{
html += '<span class="showpageNum"><a href="/">1</a></span>';
}
}else{
html += '<span class="showpageNum"><a href="'+htmlMap[p]+'">'+ (p+1) +' </a></span>';
}
}
if(eFlag ==0 && p == thisNum){
downPageHtml = '<span class="showpage"> <a href="'+htmlMap[p]+'">'+ downPageWord +'</a></span>';
eFlag++;
}
}//end if(p>=(thisNum-displayPageNum-1) && p<(thisNum+displayPageNum)){
}//end for(var p =0;p< htmlMap.length;p++){
if(thisNum>1){
if(!isLablePage){
html = '<span class="showpage"><a href="/">'+ firstPageWord +' </a></span>'+upPageHtml+' '+html +' ';
}else{
html = ''+labelHtml + firstPageWord +' </a></span>'+upPageHtml+' '+html +' ';
}
}
html = '<div class="showpageArea"><span style="padding: 2px 4px 2px 4px;margin: 2px 2px 2px 2px;color: #ffffff;border: 1px solid #333; background-" class="showpage">Page '+thisNum+' of '+(postNum-1)+': </span>'+html;
if(thisNum<(postNum-1)){
html += downPageHtml;
html += '<span class="showpage"><a href="'+htmlMap[htmlMap.length-1]+'"> '+endPageWord+'</a></span>';
}
if(postNum==1) postNum++;
html += '</div>';
if(isPage || isFirstPage || isLablePage){
var pageArea = document.getElementsByName("pageArea");
var blogPager = document.getElementById("blog-pager");
if(postNum <= 2){
html ='';
}
for(var p =0;p< pageArea.length;p++){
pageArea[p].innerHTML = html;
}
if(pageArea&&pageArea.length>0){
html ='';
}
if(blogPager){
blogPager.innerHTML = html;
}
}
}
</script>
<script src="/feeds/posts/summary?alt=json-in-script&callback=showpageCount&max-results=99999" type="text/javascript"></script>

5. Simpan Kalau sudah selesai.
6. Pindahkan Gadget HTML tersebut dengan mendragnya ke bawah Posting Blog (Blog Post)
Selanjutnya - Cara Menambahkan Nomor Halaman di Bawah Area Postingan

Cara Membuat Nomor Halaman Posting Pada Blogspot


Postingan membuat nomor halaman posting pada blogspot ini sama tidak ya seperti menomori dokumen di MS Word? Mari kita bahas. Setiap kali kita menulis posting baru pada blogspot, maka posting terbaru akan muncul di atas atau di depan posting yang lama secara otomatis (meskipun sebenarnya kita bisa mengganti urutan posting dengan cara mengganti waktu pembuatan dari posting tersebut.) Kita juga bisa mengatur jumlah postingan yang akan mucul per halaman pada blogspot. Cara mengatur jumlah posting per halaman pada blogspot pernah disinggung di panduan menggunakan blogspot yang bisa pembaca download dari blog ini. Untuk mengaturnya silahkan buka tab menu "Pengaturan" pada dasbor blogspot Anda, kemudian pilih sub tab menu "Format". Silahkan atur jumlah posting per halaman pada bagian "Tampilkan".

Nah, untuk melihat postingan yang lama, pada template blogspot sudah tersedia link dibagian bawah posting yang bertuliskan biasanya "Posting Lama" dan link "Posting Lebih Baru" jika ingin kembali pada halaman postingan yang lebih baru.

Yang membuat sedikit repot adalah ketika kita ingin membuka postingan yang jauh lebih lama. Dengan kondisi seperti itu, kita harus membuka satu persatu halaman-halaman postingan blogspot untuk sampai pada postingan lama yang ingin kita tuju. Namun, ada cara untuk mengatasinya, yaitu dengan membuat link tiap halaman postingan, sehingga kita bisa melompat ke halaman yang lebih lama atau lebih baru tanpa melewati halaman-halaman diantaranya. Kita akan membuat nomor halaman posting pada blogspot. Nomor-nomor tersebutlah sebagai link untuk menuju halaman yang dituju. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
  1. Login terlebih dahulu pada akun blogspot Anda
  2. Klik link menu Tata Letak, kemudian pilih sub tab menu Edit HTML
  3. Backup terlebih dahulu template pembaca. Hal ini bertujuan agar pembaca bisa mengembalikan ke kondisi semula jika terjadi kesalahan pengeditan. Klik tulisan yang bertuliskan Download Template Lengkap
  4. Jangan beri centang pada kotak kecil yang ada disamping tulisan Expand Template Widget
  5. Cari kode ]]></b:skin> pada template tersebut
  6. Copy paste struktur CSS berikut tepat diatas kode ]]></b:skin>
    /* Page Navigation */
    .blog-pager {text-align: center; margin-top: 10px; font-size: 0.75em; font-weight: bold;}
    .showpageArea a {text-decoration:underline;padding: 2px 6px 2px 6px;color: #333;background: #fffff4;margin: 2px;}
    .showpagePoint {padding: 2px 6px 2px 6px;color: #FFF;background: #a0c800;border: 1px solid #ccc;margin: 2px;} /*Current page*/
    .showpageOf {padding: 2px 6px 2px 6px; color: #333;background: #fffff4;border: 1px solid #ccc;margin: 2px;} /* Page (1), Page(2) ... */
    .showpageNum a {text-decoration:none;padding: 2px 6px 2px 6px;color: #0066cc;background: #fffff4;border: 1px solid #ccc;margin: 2px;}
    .showpageNum a:hover {border: 1px solid #aaa;background-color:#ccc;color: #ff9600;}
    .showpageNum a:link {text-decoration:none;color:#333;}
    .showpage a {text-decoration:none;padding: 2px 6px 2px 6px;color: #0066cc;background: #FFF;border: 1px solid #ccc;margin: 2px;} /* Next, Prev...*/
    .showpage a:hover {padding: 2px 6px 2px 6px;color: #ff9600;background-color:#ccc;border: 1px solid #aaa;margin: 2px;}
    .showpage a:link {text-decoration:none;color:#333;}
  7. Cari lagi struktur seperti berikut pada template pembaca
    <b:section class='main' id='main' showaddelement='no'>
    <b:widget id='Blog1' locked='true' title='Blog Posts' type='Blog'/>
    </b:section>
  8. Kemudian copy paste struktur berikut tepat di bawah struktur yang Anda temukan pada langkah 7
    &lt;script type=&quot;text/javascript&quot;&gt;

    function showpageCount(json) {
    var thisUrl = location.href;
    var htmlMap = new Array();
    var isFirstPage = thisUrl.substring(thisUrl.length-14,thisUrl.length)==&quot;.blogspot.com/&quot;;
    var isLablePage = thisUrl.indexOf(&quot;/search/label/&quot;)!=-1;
    var isPage = thisUrl.indexOf(&quot;/search?updated&quot;)!=-1;
    var thisLable = isLablePage ? thisUrl.substr(thisUrl.indexOf(&quot;/search/label/&quot;)+14,thisUrl.length) : &quot;&quot;;
    thisLable = thisLable.indexOf(&quot;?&quot;)!=-1 ? thisLable.substr(0,thisLable.indexOf(&quot;?&quot;)) : thisLable;
    var thisNum = 1;
    var postNum=1;
    var itemCount = 0;
    var fFlag = 0;
    var eFlag = 0;
    var html= &#39;&#39;;
    var upPageHtml =&#39;&#39;;
    var downPageHtml =&#39;&#39;;


    var pageCount=5;
    var displayPageNum=3;
    var firstPageWord = &#39;First&#39;;
    var endPageWord = &#39;Last&#39;;
    var upPageWord =&#39;Previous&#39;;
    var downPageWord =&#39;Next&#39;;



    var labelHtml = &#39;&lt;span class=&quot;showpageNum&quot;&gt;&lt;a href=&quot;/search/label/&#39;+thisLable+&#39;?&amp;max-results=&#39;+pageCount+&#39;&quot;&gt;&#39;;

    for(var i=0, post; post = json.feed.entry[i]; i++) {
    var timestamp = post.published.$t.substr(0,10);
    var title = post.title.$t;
    if(isLablePage){
    if(title!=&#39;&#39;){
    if(post.category){
    for(var c=0, post_category; post_category = post.category[c]; c++) {
    if(encodeURIComponent(post_category.term)==thisLable){
    if(itemCount==0 || (itemCount % pageCount ==(pageCount-1))){
    if(thisUrl.indexOf(timestamp)!=-1 ){
    thisNum = postNum;
    }

    postNum++;
    htmlMap[htmlMap.length] = &#39;/search/label/&#39;+thisLable+&#39;?updated-max=&#39;+timestamp+&#39;T00%3A00%3A00%2B08%3A00&amp;max-results=&#39;+pageCount;
    }
    }
    }
    }//end if(post.category){

    itemCount++;
    }

    }else{
    if(title!=&#39;&#39;){
    if(itemCount==0 || (itemCount % pageCount ==(pageCount-1))){
    if(thisUrl.indexOf(timestamp)!=-1 ){
    thisNum = postNum;
    }

    if(title!=&#39;&#39;) postNum++;
    htmlMap[htmlMap.length] = &#39;/search?updated-max=&#39;+timestamp+&#39;T00%3A00%3A00%2B08%3A00&amp;max-results=&#39;+pageCount;
    }
    }
    itemCount++;
    }
    }

    for(var p =0;p&lt; htmlMap.length;p++){
    if(p&gt;=(thisNum-displayPageNum-1) &amp;&amp; p&lt;(thisNum+displayPageNum)){
    if(fFlag ==0 &amp;&amp; p == thisNum-2){
    if(thisNum==2){
    if(isLablePage){
    upPageHtml = labelHtml + upPageWord +&#39;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&#39;;
    }else{
    upPageHtml = &#39;&lt;span class=&quot;showpage&quot;&gt;&lt;a href=&quot;/&quot;&gt;&#39;+ upPageWord +&#39;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&#39;;
    }
    }else{
    upPageHtml = &#39;&lt;span class=&quot;showpage&quot;&gt;&lt;a href=&quot;&#39;+htmlMap[p]+&#39;&quot;&gt;&#39;+ upPageWord +&#39;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&#39;;
    }

    fFlag++;
    }

    if(p==(thisNum-1)){
    html += &#39;&amp;nbsp;&lt;span class=&quot;showpagePoint&quot;&gt;&lt;u&gt;&#39;+thisNum+&#39;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&#39;;
    }else{
    if(p==0){
    if(isLablePage){
    html = labelHtml+&#39;1&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&#39;;
    }else{
    html += &#39;&lt;span class=&quot;showpageNum&quot;&gt;&lt;a href=&quot;/&quot;&gt;1&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&#39;;
    }
    }else{
    html += &#39;&lt;span class=&quot;showpageNum&quot;&gt;&lt;a href=&quot;&#39;+htmlMap[p]+&#39;&quot;&gt;&#39;+ (p+1) +&#39; &lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&#39;;
    }
    }

    if(eFlag ==0 &amp;&amp; p == thisNum){
    downPageHtml = &#39;&lt;span class=&quot;showpage&quot;&gt; &lt;a href=&quot;&#39;+htmlMap[p]+&#39;&quot;&gt;&#39;+ downPageWord +&#39;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&#39;;
    eFlag++;
    }
    }//end if(p&gt;=(thisNum-displayPageNum-1) &amp;&amp; p&lt;(thisNum+displayPageNum)){
    }//end for(var p =0;p&lt; htmlMap.length;p++){

    if(thisNum&gt;1){
    if(!isLablePage){
    html = &#39;&lt;span class=&quot;showpage&quot;&gt;&lt;a href=&quot;/&quot;&gt;&#39;+ firstPageWord +&#39; &lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&#39;+upPageHtml+&#39; &#39;+html +&#39; &#39;;
    }else{
    html = &#39;&#39;+labelHtml + firstPageWord +&#39; &lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&#39;+upPageHtml+&#39; &#39;+html +&#39; &#39;;
    }
    }

    html = &#39;&lt;div class=&quot;showpageArea&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:11px;padding: 2px 4px 2px 4px;margin: 2px 2px 2px 2px;color: #000000;border: 1px solid #333; background-color: #FFFFFF;&quot; class=&quot;showpage&quot;&gt;Page &#39;+thisNum+&#39; of &#39;+(postNum-1)+&#39;: &lt;/span&gt;&#39;+html;

    if(thisNum&lt;(postNum-1)){
    html += downPageHtml;
    html += &#39;&lt;span class=&quot;showpage&quot;&gt;&lt;a href=&quot;&#39;+htmlMap[htmlMap.length-1]+&#39;&quot;&gt; &#39;+endPageWord+&#39;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&#39;;
    }

    if(postNum==1) postNum++;
    html += &#39;&lt;/div&gt;&#39;;

    if(isPage || isFirstPage || isLablePage){
    var pageArea = document.getElementsByName(&quot;pageArea&quot;);
    var blogPager = document.getElementById(&quot;blog-pager&quot;);

    if(postNum &lt;= 2){
    html =&#39;&#39;;
    }

    for(var p =0;p&lt; pageArea.length;p++){
    pageArea[p].innerHTML = html;
    }

    if(pageArea&amp;&amp;pageArea.length&gt;0){
    html =&#39;&#39;;
    }

    if(blogPager){
    blogPager.innerHTML = html;
    }
    }

    }
    &lt;/script&gt;

    &lt;script src=&quot;/feeds/posts/summary?alt=json-in-script&amp;callback=showpageCount&amp;max-results=99999&quot; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;&lt;/script&gt;
  9. Klik tombol menu SIMPAN TEMPLATE
  10. Contoh pembuatan nomor halaman posting tersebut bisa pembaca lihat pada bagian bawah halaman blog saya ini.
Sumber :  http://tutorial-website.blogspot.com/2009/04/cara-membuat-nomor-halaman-posting-pada.html
Selanjutnya - Cara Membuat Nomor Halaman Posting Pada Blogspot

HUBUNGI :

Contact Form

Powered byEMF Web Form
Report Abuse