Berikut rinciannya.
1. Al-Jan
Jenis
yang pertama ini adalah pengertian secara umum, yaitu jenis jin yang
berpotensi seperti layaknya manusia. Jin ada yang berkelamin jantan
adapula yang betina. ada jin muslim adapula yang non muslim. jin juga
membutuhkan makan,minum,tidur,bersenggama dan sebagaimya.Walhasil jin
pada kategori Jan tidak bedanyadengan manusia pada kategori Al-Ikhsan.
2. Al-A'mir
2. Al-A'mir
Acapkali
disuatu tempat, dikamar mandi,dirumah,atau dimanapun. ada suara atau
bebunyian yang menirukan perbuatan manusia. Seperti halnya ada suara
orang wudhu atau orang mandi. Padahal dikamar mandi tersebut tidak ada
siapa-siapa. Hal ini bisa jadi perbuatan Jin pada kategori Al-A'mir.
Maka tidak jarang oreng menyebutnya sebagai setan tek-tek. karena
memang Jin jenis ini suka meniru-nirukan perbuatan atau kebiasaan
manusia dengan maksud menakut-nakuti atau sekedar kegemarannya belaka.
Al-A'mir juga terkadang mengikuti orang yang sedang membaca,bernyanyi dan sebagainya atau mengikuti orang yang sedang sholatdibelakangnya. Kita tidak usah takut karena bisa jadi maksud dia tidaklah jahat,hanya ingin menjadi ma'mum atau ingin belajar membaca atau bernyanyi.
Ifrit
adalah jenis jin yang berpotensi sebagai pembantu atau khodam bagi
manusia. dalam hal ini ada yang muslim dan baik, yang tentunya bisa
mengkhodamkan dirinya pada manusia yang muslim dan baikpula. Bagi
mereka yang mampu menguasai jenis jin seperti jin Ifrit yang mampu
mengangkat istana Ratu Bilqis dan mengabdikan dirinya pada Nabi
Sulaeman As.
Adapula
Ifrit yang berperilaku jahat dan kafir yang biasa dimanfaatkan oleh
para tukang sihir dan dukun. seperti Ifrit-ifrit yang bekerjasama
dengan pesihir terkemuka amerika David caverfill.
Jenis
jin yang keempat inilah yang biasa menggoda dan menggangu manusia.
terkadang Al-Arwah menjelmakan dirinya seperti orangtua kita yang sudah
meninggal, atau sebagai dedemit dan sebagainya. Sehingga dapat
mengelabuhi sebagian masyarakat kita dan menakut-nakuti mereka yang
memang mempercayai itu.
Sebenarnya
jenis jin Al-Arwah ini termasuk golongan jin yang sangat kuat karena
mereka dapat menjelmakan dirinya sebagai apasaja dengan mengerahkan
kekuatan ilmu yang dimilikinya dan disebut nakal karena selalu menggoda
dan menakut-nakuti manusia.
Bila diibaratkan manusia, maka Al-Arwah semacam preman yang suka usil terhadap masyarakat terutama terhadap perempuan-perempuan yang lewat dijalan.
Bila diibaratkan manusia, maka Al-Arwah semacam preman yang suka usil terhadap masyarakat terutama terhadap perempuan-perempuan yang lewat dijalan.
berbeda
dengan Al-Arwah, As-Syaiton adalah jenis jin yang selalu menggoda
manusia dari segi keimanan,kerohanian dan kejiwaan. As-Syaiton sangat
berbahaya dibanding jenis jin yang lainnya karena As-syaiton dapat
merasuk kedalam hati manusia untuk membisikkan kekafiran,keingkaran dan
kejahatan.
dalam
Surat An-Naas dijelaskanbahwasanya bukan hanya jin jahat dan ingkar
yang termasuk dalam kategori As-Syaiton melainkan manusia yang
berperilaku dzolim dan melacurpun termasuk dalam kategori ini. mengenai
hal ini ada sebagian ulama yang berpendapat bahwa setan adalah sebuah
sifat jahat dari manusia dan jin. boleh jadi kesimpulannya adalah setan
bukanlah merupakan wujud atau benda melainkan sifat dan perbuatan.
Catatan
meskipun
sebagian jin dapat menyerupai wujud apapun namun jin tidak bisa merubah
wujudnya seperti Para Nabi, Aulia,Wali. karena Allah SWT tidak
memperkenankannya.
wallahu a'lam.
wallahu a'lam.

